Rabu, 14 Februari 2024

Literasi Digital

 LITERASI DIGITAL



Pengertian literasi digital
Pengertian literasi digital Dikutip dari buku Peran Literasi Digital di Masa Pandemik (2021) karya Devri Suherdi, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya..

 Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.

sumber https://www.kompas.com/

Pengertian Literasi Digital Literasi berasal dari bahasa Inggris yaitu Literacy yang dapat diartikan kemampuan baca tulis. Menurut UNESCO literasi adalah kemampuan untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, menciptakan,berkomuniksi, menghitung dan mengunakan bahan cetak dan tulisan yang terkait dengan berbagai kontek, dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) “Literasi merupakan kemampuan membaca, menulis, dan kemampuan individu dalam mengolah Informasi".
  Digital dalam KBBI berhubungan dengan angka-angka dalam sistem penomoran tertentu. Literasi biasanya digabungkan dengan suku kata lain untuk menunjukan kemampuan dalam bidang tertentu. Arti kata literasi digital adalah kemampuan dalam membaca, menulis, mengolah informasi dalam sistem penomoran tertentu

sumber  http://repository.unpas.ac.id/





Arti literasi digital dapat diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis yang dibentuk dalam digital. Bentuk literasi digital kini banyak kita temui di internet ataupun di perpustakaan kota dan perpustakaan daerah. Salah satu bentuk literasi digital yang bisa dan sering kita jumpai di internet berbentuk ebook ataupun bahan bacaan yang berbentuk digital, dan tidak harus terpampang di internet.
Arti literasi digital kini sudah mulai berkembang. Tidak hanya sekedar literasi ditigal dan literasi secara umum saja. Tetap ada pula istlah yang disebut dengan literasi komputer, literasi media, literasi sekolah dan literasi sains.
Arti literasi digital secara garis besarnya sebenarnya dapat diartikan sebagai upaya memahami, menggunakan, melibatkan, mentransformasi teks dan menganalisis. Dimana kelima hal tersebut sebenarnya berfokus pada kompetensi atau mengembangkan kemampuan dalam membaca dan menulis.
Dikutip dari buku Peran Literasi Digital di Masa Pandemik (2021) karya Devri Suherdi, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya.
 Sumber https://pustaka.bunghatta.ac.id/


Literasi digital adalah komponen penting dalam bidang teknologi, khususnya sistem informasi. Kemampuan ini berfokus pada penggunaan teknologi sebijak mungkin untuk menciptakan komunikasi yang interaktif sekaligus positif. Selain itu, penerapannya juga dapat membuat masyarakat jauh lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Literasi digital adalah pengetahuan seseorang atau pengguna dalam memanfaatkan media digital. Media digital yang dimaksud ini meliputi  jaringan internet, alat komunikasi, dan lain sebagainya. Maksud pengetahuan tersebut adalah kemampuan untuk mengumpulkan, menggunakan, dan memanfaatkan media digital secara bijak.
Sumber https://graduate.binus.ac.id/ 



 
literasi digital adalah upaya dalam memanfaatkan teknologi dalam menemukan, menggunakan dan menyebarluaskan informasi dalam dunia digital seperti saat ini. Sementara itu Common Sense Media, memiliki pendapat lain soal pengertian istilah ini.
Literasi digital kominfo mencakup tiga kemampuan yang berupa kompetensi dalam pemanfaatan teknologi, memaknai dan memahami konten digital hingga menilai kredibilitas dengan meneliti hingga melakukan komunikasi dengan alat yang tepat. Dapat disimpulkan bahwa literasi digital merupakan upaya yang diperlukan seseorang di era sekarang guna menyaring informasi secara akurat.
Literasi yang buruk bisa berdampak tidak baik juga bagi psikologis seseorang, khususnya usia remaja karena cenderung labil dan sering menelan mentah-mentah informasi. Tanpa mencari tahu lebih dulu kebenaran dan seberapa akurat informasi yang didapat itu, kondisi ini membuat tak sedikit munculnya kegaduhan karena salah mendapat informasi yang kemudian disebarluaskan.
Sumber ampoernauniversity.ac.id



Literasi digital adalah salah satu indikator dalam pendidikan dan kebudayaan untuk menciptakan cara berfikir peserta didik yang kritis dan kreatif. Literasi digital memicu peserta didik dari penerima informasi yang pasif menjadi aktif. Literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan berbagai informasi secara luas dan bebas yang diperoleh melalui bantuan digital. Pengunaan secara luas dan bebas yang dimaksud tentunya dalam ruang lingkup norma, etika dan budaya. Untuk dapat bijak dalam literasi digital dalam pendidikan, peserta didik perlu memperhatikan dan mempedomani beberapa basis yaitu; basis Dumaris E.  
Silalahi 3 culture, cognitive, constructive, communicative, responsibility, creative, critics, and social responsibility. Basis culture adalah peserta didik harus mampu memahami ragam konteks dan budaya terhadap pengguna literasi digital. Pada basis cognitive peserta didik mampu menilai dan memilih konten literasi digital. Pada basis constructive, peserta didik berperan aktif dalam melaksanakan reka cipta informasi berdasarkan fakta. Pada basis communicative, peserta didik memahami kinerja jejaring dan mampu berkomunikasi dengan baik melalui digital.
 Sumber repository.uhn.ac.id




2 komentar:

  POLITEKNIK PARIWISATA MAKASSAR   Politeknik Pariwisata (POLTEKPAR) Makassar yang dahulu dikenal dengan Akademi Pariwisata (AKPAR) Makassar...